Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
- Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN DAN NERS UIN ALAUDDIN MAKASSAR RAIH 10 HIBAH PENELITIAN LITAPDIMAS KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2026

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN DAN NERS UIN ALAUDDIN MAKASSAR RAIH 10 HIBAH PENELITIAN LITAPDIMAS KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2026

Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Studi Keperawatan dan Program Studi Profesi Ners Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar. Sebanyak 10 proposal penelitian yang melibatkan dosen dan mahasiswa berhasil memperoleh pendanaan melalui Program Bantuan Penelitian LITAPDIMAS Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen sivitas akademika Prodi Keperawatan dan Ners dalam mengembangkan budaya riset, inovasi, serta kontribusi keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu keperawatan.

Dari total 10 penelitian yang lolos pendanaan, sembilan di antaranya berada pada Kluster Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi, sedangkan satu penelitian berhasil memperoleh pendanaan pada Kluster Terapan Kajian Strategis Nasional. Beragam tema penelitian yang diusung menunjukkan perhatian para peneliti terhadap isu-isu kesehatan, pendidikan keperawatan, spiritualitas, kesehatan mental, kegawatdaruratan, hingga pengembangan teknologi dalam pembelajaran keperawatan.

Ketua Program Studi Keperawatan UIN Alauddin Makassar menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dosen dan mahasiswa yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, serta semangat kolaborasi dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif dan berkualitas.

“Capaian ini merupakan hasil dari kerja bersama seluruh sivitas akademika yang terus berupaya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Kami berharap penelitian yang didanai dapat menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu keperawatan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Beberapa penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan mengangkat tema inovatif, antara lain pengembangan aplikasi pencarian ayat Al-Qur’an terintegrasi berbasis website dalam pembelajaran keperawatan maternitas dan kesehatan reproduksi, terapi mindfulness dan murottal untuk menurunkan depresi postpartum, pengembangan instrumen asuhan keperawatan spiritual, hingga model pelayanan kesehatan kegawatdaruratan terintegrasi berbasis kepulauan.

Keterlibatan mahasiswa sebagai anggota tim peneliti juga menjadi salah satu aspek penting dalam pencapaian ini. Melalui program penelitian tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses penelitian, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan kompetensi akademik dan profesional sejak dini.

Keberhasilan memperoleh hibah penelitian LITAPDIMAS Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Program Studi Keperawatan dan Ners FKIK UIN Alauddin Makassar sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, Program Studi Keperawatan dan Ners FKIK UIN Alauddin Makassar berkomitmen untuk terus menghasilkan penelitian yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Selamat dan sukses kepada seluruh dosen dan mahasiswa penerima Hibah Bantuan Penelitian LITAPDIMAS Kementerian Agama Tahun 2026. Semoga amanah ini dapat menghasilkan karya ilmiah yang berdampak, inovatif, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.